Kegiatan Orientasi Mahasiswa Baru (OSMARU) atau yang lebih dikenal dengan sebutan OSPEK, tak melulu berupa tugas berat yang diberikan oleh senior. Seperti yang saya alami tanggal 24-26 Agustus yang lalu. Para senior mempertimbangkan keadaan Mahasiswa Baru (Maru) yang sedang menjalankan ibadah puasa, sehingga tidak memberikan tugas yang susah.
Namun, liburan selama 2 bulan yang terlanjur menjadi rutinitas harian mau tak mau membuat badan cepat lelah. Jadi, walaupun kegiatan Osmaru tak berat, tetap saja kami, mahasiswa baru, cepat mengeluh. Ngantuk, haus, dan lapar bercampur menjadi satu saat kami harus menjalani sesi demi sesi Osmaru. Namun, selingan dari panitia cukup menyenangkan juga. Misalnya saat benar-benar bosan kami disuruh berdiri dan bertepuk tangan, atau berteriak. Hal-hal sepele seperti ini justru mengembalikan semangat para mahasiswa.
HARI 1 (24 Agustus 2009)
Saya sampai di kampus pusat pukul 07:33 WIB. Di undangan tertulis upacara pelantikan pukul 08:00 WIB, namun setibanya saya disana, para mahasiswa baru sudah berbaris rapi. Jadilah saya dibentak oleh kakak-kakak Menwa yang meneriaki maru yang masih berada di parking area untuk segera mengikuti upacara.
Setelah upacara selesai, kami diharuskan menuju fakultas masing-masing. Prodi Psikologi UNS termasuk dalam Fakultas Kedokteran, jadi Osmaru Psikologi juga dilangsungkan disana. Kami dipersilakan masuk ke ruangan untuk mendapatkan pengenalan lebih mendalam tentang dunia perkuliahan. Mulai dari SKS (Sistem Kredit Semester), KRS (Kartu Rencana Studi), Mata Kuliah Psikologi, sampai kewirausahaan saya dapatkan hari itu. Saat sesi-sesi tersebut selesai, giliran para senior memasuki ruangan dan memberikan tugas yang cukup berat.
Tugasnya antara lain:
- Membuat Co card dengan bentuk segi empat, ada lambang trisula (lambang psikologi), background hitam, dilaminating dan harus sama bentuknya satu angkatan. Padahal terdapat 81 mahasiswa baru yang mengikuti Osmaru saat itu.
- Membawa block note berukuran 1/4 ukuran kertas folio. dengan cover yang telah ditentukan. Lagi-lagi seangkatan harus sama bentuknya.
- Membawa parcel makanan seharga 5 ribu rupiah. Tak boleh kurang dan lebih.
- Mencari jurnal psikologi di internet, dengan alamat web yang telah ditentukan.
- Menulis 15 istilah dalam psikologi. Dan memberikan maknanya.
Kami kemudian diperbolehkan pulang setelah diberi snack oleh panitia. Saat itu waktu menunjukkan pukul 16:00 WIB. Saya sempat bertanya-tanya, untuk apa gerangan snack tersebut. Para Maru akhirnya sepakat untuk “ngrembug” tugas bersama satu angkatan. Kami berkumpul di depan gedung rektorat. “Rapat besar” itu baru selesai saat adzan maghrib menggema. Akhirnya saya mengerti apa maksud dari pemberian snack oleh panitia. Untuk berbuka…
HARI 2 (25 Agustus 2009)
Tak jauh berbeda dari hari pertama, hanya Kamtibnya menjadi lebih galak lagi. Kami dimarahi karena tak ada satu pun co card yang sama, walaupun dalam satu kelompok. Akhirnya, kami terkena hukuman untuk membuat sebuah game. Beruntung salah seorang teman mempunyai ide untuk memainkan game tertentu.
Dilanjutkan dengan sesi-sesi yang diisi oleh para dosen. Ada juga presentasi dari UKM (Unit Kegiatan Mahasiswa) Fakultas Kedokteran UNS. Namun saya kurang tertarik dengan UKM yang ada karena lebih berorientasi pada Prodi Pendidikan dokter dibanding Prodi Psikologi. Sebenarnya tidak juga, tapi entah mengapa saya tidak tertarik walaupun sebelumnya keinginan saya begitu menggebu-gebu untuk mengikuti BEM.
Lagi-lagi para panitia memberi tugas co card. Kami harus membuatnya lagi..
Dan block note harus kami perbarui lagi karena masih salah. Akhirnya sore itu berakhir lagi di pelataran rektorat. Kami berbuka dengan parcel yang sebelumnya telah dibagikan panitia. Parcel 5 ribu yang kami buat hanya ditukarkan saja..
HARI 3 (26 Agustus 2009)
Osmaru hari ke 3 dilaksanakan di kampus psikologi FK UNS di Tirtomoyo, di dekat kolam renang Tirtomoyo. Hati sempat bersorak karena hari itu adalah hari terakhir Osmaru yang amat sangat melelahkan. Memang letak kampus Psikologi terpisah dari kampus pusat, karena Prodi psikologi baru dibuka 6 tahun yang lalu.
Namun kampus Tirtomoyo sungguh sangat indah. Disini terdapat taman hijau yang asri, dan yang lebih penting, milik psikologi. Memang kami harus berbagi kampus dengan mahasiswa Diploma FK UNS, namun bagi saya itu tak masalah.
..to be continued..