“Ketika kehidupan memberimu seribu alasan untuk menangis, tunjukkan bahwa kau punya sejuta alasan untuk tersenyum”
Quote yang bagus dari seorang sahabat saya. Saat seseorang sedang merasakan kesedihan dan kelabilan emosi, seorang sahabat akan mengulurkan tangan dan mengatakan bahwa semuanya akan baik-baik saja. Itulah yang sedang saya rasakan sekarang. Bukan tidak mungkin seseorang mengalami berbagai kesulitan dalam menghadapi kerasnya kehidupan, namun dengan hadirnya seorang teman yang dapat mendengarkan segala curahan hati, maka semua kesulitan itu akan terasa lebih mudah untuk dihadapi.
Siapa saja bisa menjadi sahabat untuk seseorang. Sahabat bukanlah orang yang selalu membenarkan semua perkataan maupun perbuatan kita, namun seorang sahabat adalah orang yang selalu mendengarkan dan menunjukkan kebenaran kepada kita serta berusaha mendorong kita ke jalan yang benar itu sendiri.
Yang terpenting, semua orang membutuhkan sahabat sebagai teman untuk berbagi. Ada beberapa orang yang suka memendam persoalannya sendiri tanpa membaginya dengan orang lain. Tapi hal ini akan sangat merugikan dirinya sendiri jika dia tidak menemukan jalan keluar untuk persoalannya tersebut. Saya bisa berkata seperti ini karena saya pernah mengalami betapa sulit menghadapi suatu persoalan tanpa seseorang di samping saya untuk bertukar cerita, memberikan saran dan semangat.
Seseorang pernah berkata kepada saya bahwa hakikat pernikahan adalah menemukan pasangan hidup sebagai sahabat yang saling berbagi dalam suka dan duka. Jadi, pernikahan dapat juga diartikan ikatan persahabatan antara dua orang yang saling mencintai. Jika persahabatan keduanya renggang, niscaya perkawinan tersebut tidak akan berjalan dengan baik.
thanks 4 my best friend
“Ustadzillah Al-Kahfi”
